PROFIL
Sejarah STT Pantekosta Poso
Sekolah Tinggi Teologi Pantekosta Poso bernaung di bawah Gereja Pantekosta di Indonesia. Badan Hukum Keagamaan, Beslit Pemerintah No. 33 Tanggal 4-6-1937. STBL. Th. 1937 NO. 368. Kep. Dep. Agama RI No. 30, 1988 dalam Persekutuan Dewan Pantekosta Indonesia.
Perguruan Tinggi Theologia, Keputusan Dep. Agama RI No.FI/375/2852/1986, dan disahkan dalam MUKERDA GPdI Sulteng di Tentena. Dan akhirnya ditingkatkan menjadi Sekolah Tinggi Teologi Pantekosta Poso berdasarkan Dirjen Bimas Kristen Kementrian Agama RI No. DJ. III/HK.00.5/628/2010.
Lokasi kampus berada di kota Tentena, Kabupaten Poso. sejuk, nyaman dan memiliki panorama yang indah. Tepat berada dipinggiran danau Poso dengan luas areal kampus 20.000 m2 .
Awalnya STT Pantekosta Poso adalah Sekolah Alkitab GPdI Sulteng, dimulai dengan kursus-kursus yang diselenggarakan oleh hamba-hamba Tuhan Injil sepenuh dengan maksud melatih para abdi Allah yang terpanggil melyani didaerah ini. Kursus-kursus tersebut dimulai pada tahun 1959 di Tentena, tahun 1963 di Bunta-Kolonedale, tahun 1964 di Poso. Pada tahun1969, Majelis Daerah Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Tengah memulai tahapan baru dalam berlokasi di Parigi. Dua tahun kemudian di pindahkan ke Poso. Tahun 1975, Kel. Rev. Jeff dan Annette Harvey, Missionary dari Australia, direkomendasikan oleh pengurus pusat GPdI untuk menangani Sekolah Alkitab GPdI Sulteng. Pada tahun 1976, Sekolah Alkitab GPdI Sulteng di pindahkan di Tentena dan sejak saat itu Sekolah Alkitab GPdI Sulteng dikenal dengan nama SEKOLAH ALKITAB TENTENA (SAT). akhirnya ditingkatkan menjadi Sekolah Tinggi Teologi Pantekosta Poso.
